• About
  • Contact
  • Sitemap
  • Privacy Policy

Source Code Program Perhitungan Luas Segitiga C++ menggunakan stdio

 on Tuesday, March 18, 2014  

Sebelumnya telah dibahas tentang Perbedaan Header File stdio, iostream, dan conio pada C++. Pada kesempatan kali ini, kajianinformasi.blogspot.com akan membahas tentang Source Code Program Perhitungan Luas Segitiga pada C++ dengan menggunakan Header File stdio.h. Selengkapnya, silahkan baca artikel berikut "Source Code Program Perhitungan Luas Segitiga C++ menggunakan stdio".

Gambar Source Code Program Menghitung Luas Segitiga pada C++ menggunakan stdio

Gambar 1. Source Code Program Menghitung Luas Segitiga pada C++ menggunakan stdio

Berdasarkan Gambar 1 dapat diketahui bahwa terdapat 20 line kode program yang dibutuhkan untuk membuat program untuk menghitung luas segitiga pada C++ dengan menggunakan header file stdio.h. Baris ke-1 digunakan untuk mendeklarasikan header file stdio.h (#include ). Hal ini dilakukan untuk memanggil header file stdio.h agar fungsi stdio pada fungsi utama dapat dikenali, misalnya printf() dan lain-lain.

Baris ke-3 hingga baris ke-20 merupakan fungsi utama dari program menghitung luas segitiga pada C++ ini. Baris ke-4 digunakan untuk mendeklarasikan variabel pada program perhitungan luas segitiga, agar variabel-variabel yang ada dalam kode program dapat dikenali oleh sistem. Tipe data float digunakan di sini karena untuk mengantisipasi hasil perhitungan luas segitiga yang bernilai pecahan. Variabel yang dideklarasikan terdiri dari alas, tinggi, dan luas.




Baris ke-6 digunakan untuk menampilkan kalimat yang terdapat dalam tanda kurung, sedangkan baris ke-7 digunakan untuk menerima user input, yaitu input alas segitiga. Kedua hal tersebut serupa dengan baris ke-9 dan ke-10, namun pada baris tersebut digunakan untuk tinggi segitiga. Ketika input sudah diterima oleh program dan disimpan pada variabel alas dan tinggi, maka dapat dilanjutkan dengan menentukan rumus untuk menghitung luas segitiga. Sesuai dengan baris ke-12, rumus yang digunakan adalah 1/2 x alas x tinggi atau dapat juga diketik dengan 0.5 x alas x tinggi pada kode program.

Baris ke-14 sampai baris ke-19 merupakan tampilan keluaran dari program perhitungan luas segitiga. Hal ini dapat disesuaikan dengan kreasi masing-masing individu. Baris-baris ini digunakan untuk menampilkan kembali user input sebelumnya, sehingga ditampilkan "diketahui", "rumus", "perhitungan rumus yang sesuai dengan input alas dan tinggi", dan "hasil".

\n digunakan untuk berganti baris atau new line. Hal tersebut dilakukan agar tampilan atau output program menjadi lebih mudah dibaca. %f digunakan untuk tipe data variabel, dimana pada awal deklarasi variabel digunakan tipe data float. %f ini perlu didampingi dengan nama variabel yang ingin ditampilkan atau variabel yang ingin disimpan nilainya pada variabel tersebut.

Dapat dilihat juga di sini:


Demikian pembahasan tentang Cara Membuat Program Menghitung Luas Segitiga pada C++ menggunakan header file stdio. Semoga artikel tentang Cara Membuat Program Perhitungan Luas Segitiga pada C++ menggunakan header file stdio, dapat bermanfaat dan dapat menjadi bahan referensi bagi Anda sekalian. Terima kasih telah membaca "Source Code Program Perhitungan Luas Segitiga C++ menggunakan stdio".

Source Code Program Perhitungan Luas Segitiga C++ menggunakan stdio 4.5 5 Kajian Informasi Tuesday, March 18, 2014 Sebelumnya telah dibahas tentang Perbedaan Header File stdio, iostream, dan conio pada C++ . Pada kesempatan kali ini, kajianinformasi.blogs...


No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.
J-Theme